Selasa, 25 Agustus 2020

MENUMBUHKAN KARAKTER RASA INGIN TAHU SISWA  MELALUI MEDIA QUIZ DI KELAS 5B HEBAT

         Menurut Kemdikbud dalam Sahlan dan Teguh (2012:39) rasa ingin tahu adalah sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar. Rasa ingin tahu adalah suatu emosi alami yang ada pada dalam diri manusia sehingga muncul keinginan untuk menyelidiki dan mencari tahu lebih dalam mengenai suatu hal yang dipelajarinya. Rasa ingin tahu akan membuat siswa terus menerus mencari tahu mengenai apa yang tidak ia ketahui, dengan mencari tahu siswa akan mendapatkan banyak informasi serta ilmu yang baru dan menambah wawasan yang ia miliki.  
    Tanamkan rasa ingin tahu yang dapat (1) Meningkatkan keterampilan kognitif, berkaitan dengan kemampuan anak untuk memecahkan masalah, (2) Meningkatkan kemampuan motorik halus, (3) Meningkatkan keterampilan sosial, berkaitan dengan keterampilan berinteraksi dengan orang lain, (4) Melatih koordinasi mata dan tangan, (5) Melatih logika, (6) Melatih kesabaran, (7) Memperluas pengetahuan. 
Melalui media quis merupakan salah satu alternatif yang dapat meningkatkan keterampilan kognitif, koordinasi mata dan tangan 




Senin, 24 Agustus 2020

Nilai karakter kelas hebat dalam kegiatan belajar kelompok





 

PENANAMAN NILAI KARAKTER TERINTEGRASI DALAM KERJA KELOMPOK

Karakter adalah watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan (virtues) yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak. Kebajikan terdiri atas sejumlah nilai, moral, dan norma, seperti jujur, berani bertindak, dapat dipercaya, dan hormat kepada orang lain. Interaksi seseorang dengan orang lain menumbuhkan karakter masyarakat dan karakter bangsa. Oleh karena itu, pendidikan karakter bangsa hanya dapat dilakukan melalui pendidikan karakter individu seseorang. Secara hakiki manusia hidup dalam lingkungan sosial dan budaya tertentu, maka pengembangan karakter individu seseorang hanya dapat dilakukan dalam lingkungan sosial dan budaya yang bersangkutan (Pusat Kurikulum, 2010).

"Pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah menekankan pada aspek kejujuran, kerja keras, menghargai perbedaan, kerja sama, toleransi, dan disiplin.” - (Fasli Jalal)

Kemudian satu hal yang juga sangat penting adalah, pengembangan pendidikan karakter tidak hanya dilakukan di sekolah. Pengembangan karakter dapat ditumbuhkembangkan dimana saja siswa berada. Peran orang tua, lingkungan komunitas masyarakat, menjadi stake holder kepentingan yang juga memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa itu bisa terjadi di mana saja, di lingkungan di mana siswa didik berada. Karena bagaimanapun, pendidikan karakter perlu dikembangkan dengan keteladanan dari orang orang tua dan orang dewasa yang ada di lingkungan setiap anak dan siswa didik. Dan itu mengapa pendidikan karakter bisa menjadi penting terjadi di mana saja, apakah di sekolah, di rumah ataupun di tengah lingkungan masyarakat.

Hanya orang yang niat dan mau berusaha yang dapat merubah hidupnya ( Susilawati Nauli)

Daring dan Luring kelas hebat, Mari Cari Tahu

 

Istilah Daring dan Luring

New normal era, masyrakat Indonesia kini mulai menjalani aktivitas sehari-harinya seperti biasa. Namun, demi menjaga keselamatan dan kesehatan para siswa terutana SD, sejumlah telah menerapkan sistem online atau virtual tanpa tatap muka langsung. Sistem ini juga dikenal dengan sistem pembelajaran daring

Jika dilihat dari KBBI Kemendikbud, daring adalah akronim dalam jaringan, terhubung melalui jejaring komputer, internet, dan sebagainya. Dari berbagai sumber, guru, dosen, siswa, dan mahasiswa di masa pandemi kini melakukan kegiatan belajar-mengajar secara daring, termasuk pada saat pemberian tugas.

Dengan kata lain, pembelajaran daring adalah metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS). Seperti menggunakan Zoom, Google Meet, dan lainnya. 

Berbeda dengan daring, sistem pembelajaran luring merupakan sistem pembelajaran yang memerlukan tatap muka. Menurut KBBI Kemendukbud, luring adalah akronim dari luar jaring(an); terputus dari jejaring komputer. Misalnya, saat siswa dan mahasiswa belajar melalui buku pegangan siswa atau mahasiswa dan tenaga pengajar. 

Kegiatan kelompok kerja daring ( dalam jaringan ) kelas hebat